Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Surat-surat yang harus dicek saat beli Rumah Bekas

 

Banyak sekali orang memiliki gengsi cukup tinggi untuk tidak membeli rumah bekas sehingga mereka cenderung membeli rumah baru yang biasanya memang memiliki model yang modern dan cantik serta kondisi rumah yang tentu baru dan dijamin kualitasnya. Padahal, harga rumah baru kini cukup mahal, apalagi jika rumah tersebut berada dalam lokasi yang cukup strategis dan dekat dengan pusat kota.

Jika kita jeli, banyak sekali orang yang menawarkan rumah bekas di internet atau media cetak. Rumah bekas tidaklah selalu rumah yang memiliki kualitas yang buruk dan tidak lagi kuat. Banyak sekali orang memilih untuk menjual rumahnya karena alasan ingin pindah ke kota lain atau bahkan telah memiliki hunian baru yang lebih besar. Kelebihan dari rumah bekas tentu saja adalah harganya yang cenderung lebih murah dari rumah baru, meskipun memang, dalam hal model, rumah bekas biasanya tidak secantik model-model terkini yang dipakai rumah-rumah baru.

Meskipun menawarkan banyak sekali hal baik, kita tentu harus memperhatikan detail saat ingin membeli rumah bekas, khususnya dalam hal surat kepemilikan rumah. Sebagaimana barang bekas lain, rumah bekas tentu saja menyisakan masalah berupa nama pemilik rumah yang tentu harus kita ubah menjadi milik kita yang akan memakan waktu dan biaya lagi.

Disamping itu, kita harus mengecek dengan detail dokumen seperti sertifikat, ijin pendirian bangunan, bukti pajak bumi dan bangunan, dan surat-surat lainnya apakah sudah memenuhi syarat dan dipastikan keasliannya atau tidak. Kadang kala, nama dari surat tersebut berbeda dengan pemiliknya sehingga kita tentu harus mempertanyakan alasannya. Kita juga harus mengecek apakah telah ada aktifitas jual beli rumah tersebut sebelumnya sehingga tentu harus ada akta jual belinya. Beberapa jenis rumah juga memiliki status warisan sehingga harus kita pertanyakan seberapa banyak ahli waris yang sah sehingga masalah hukum di kemudian hari pun dapat kita hindari dengan baik. sekian dari kami mengenai informasi kelengkapan surat-surat yang harus di cek saat membeli rumah bekas. Terima kasih

Posting Komentar untuk "Surat-surat yang harus dicek saat beli Rumah Bekas"